Kekalahan kandang untuk yang pertama kali dialami Tim PSAP Sigli saat menjamu Tim Tangguh PERSITA Tangerang di Stadion Kuta Asan Sigli 1 – 2, hampir sama juga nasibnya apa yang diderita PERSIRAJA Banda Aceh di laga Sebelumnya di kandang sendiri. Walau Tim besutan Kustiono lebih unggul duluan atas kesalahan pemain PERSITA sendiri dengan hentakan keras untuk menghalau bola yang mengalir sangat deras tapi naas bola bak peluru masuk ke gawang.
Ketinggalan 1 – 0 di babak pertama PERSITA Tangerang yang sudah pernah merumput di Liga Super tidak terlalu terburu-buru menguraskan tenaga untuk menyamakan kedudukan mereka bermain agak sedikit lebih santai walau nampak grogi dan tidak terarah, meraka yang sudah banyak pengalaman Cuma mengimbangan derasnya gempuran demi gempuran di kubu PSAP Sigli yang sangat berambisi untuk menambah kan gol, bermain di bawah cuaca yang sangat panas membuat kedua tim sangat kepayahan mengembangkan pola permainan.
Di babak kedua PSAP sigli terus berupaya menekan PERSITA, banyak sekali peluang yang didapatkannya tetapi selalu menuai kegagalan dan tidak membuahkan hasil dan bagusnya nasib PERSITA disangat mendapatkan sedikit saja celah tidak terlalu banyak membuang waktu langsung membobolkan gawang PSAP yang dikawal Agus Rohman kedudukan menjadi 1 – 1
Berambisi sekali untuk mengamankan poin penuh dan bisa memenangkan pertandingan dikandang sendiri, terlihat dengan jelas individu antara pamain semakin tidak terkontrol mereka lupa akan posisi masing-masing, sehingga PERSITA Tangerang kembali berhasil membobolkan gawang PSAP sigli untuk yang kedua kalinya.
Merasa tuan rumah sudah sangat terjepit dan frustasi PSAP yang julukan (Laskar Aneuk Nanggroe) tak henti-hentinya melancarkan serangan tapi sayang nasib tidak di rundung baik sampai wasit meniupkan peluit terakhir pertandingan usai, marka kedudukan tetap tidak berubah 1 - 2 untuk kemenangan tim tamu PERSITA TANGERANG.
Sebelum laga tanding bergulir, Kolonel Yasin dengan tegas dan mengultimatum (memecat) Pelatih Kustiono dan membuang separuh pemain apabila PSAP terjadi kekalahan, mungkin itu hal yang wajar, mengingat banyak sekali pemain dibawah standar nasional, begitu juga dengan pelatih yang tidak berkualitas. Dan sekarang semua sudah jelas apapun kesimpulannya mudah-mudahan PSAP lebih maju dari sebelumnya..???
Selasa, 12 Januari 2010
Jumat, 08 Januari 2010
DI PERSIMPANGAN
Dimana aku harus memulai, ya dimana aku harus berawal setelah semuanya terlalu jauh, haruskah aku mengatakan bosan, benci dongkol, bt, atau kata-kata yang tidak ku inginkan, menunggu ya harus menunggu….berapa lama kah ??’ kata-kata yang selalu hadir dibenakku, mungkin tidak selayaknya ku katakan sama dengan diri orang lain. Persimpangan yang mengambang semua jadi tidak jelas kemana sisi hati harus mengarah, seperti tulisan inipun yang tidak mengarah, langkah apa untuk membenarkan kata hati ini yang sebenarnya, dari sisi mana aku harus bercermin untuk meninggalkan kepenakan yang merongrong jiwa ku.
Kehampaan ini telah merubah pola hidup yang tidak mestinya berlanjut, tapi itulah kenyataan yang ada sampai saat ini, aku belum bisa mengatakan aku sangat bahagia, bukan berarti aku insan yang tidak pernah bersyukur…he he….”kenapa? aku juga ngak tau” mungkin mensyukuri segala titik kelemahan atau segala bentuk yang nyata itu sangat penting. Sebagai manusia tidak terlepas dari segala ancaman, bukan dalam hal ancaman perang untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan atau istilah lain klem-mengklem suatu daerah itu “punya gue”, seperti pulau ambalawat, tanah aceh blang padang dan sebagainya, maaf tulisan agak bergeser dikit, anggap aja anak kecil baru belajar nulis..tetapi memahami suatu permasalahan secara detil itu lebih penting dan mempertahan yang memang haknya juga jauh lebih berharga.
Bebicara masalah status atau simbol itu tidak sepenuhnya bermakna, mungkin itu simbol atau lambang…..ya lambang atau simbol tetapi lebih berarti suatu lambang apabila yang terkandung didalamnya bernilai, tidak sebagai barang pajangan belaka tetapi bisa lebih manfaat dan bermakna. Saya rasa sungguh tidak ada gunanyapun syariat Islam di Aceh, tunggu dulu saya belum habis menulis, gini ceritanya…. Apabila ramai-ramai orang tidak mengerti syariat bahkan tidak mau tahu tentang itu, terkadang muda-mudi sekarang beranggapan itu adalah sebagai keharusan suatu daerah yang namanya serambi mekah, aqidah tidak tertanam pada diri mereka sejak dini, sekarang siapa yang harus kita salahkan….terlambatkah kita..?? so pasti tidak, selama kita mau merubahnya. Ayo mulai sekarang jangan sibuk dan (bek panik) dengan dunia maya …alias ilusi meraja.
Senin, 04 Januari 2010
PSAP Kalah Telak
Sesumbar kustiono (pelatih PSAP) sigli di Serambi Indonesia tidak seperti yang diharapkan pecinta sepakbola atau mania bola Pidie pada umumnya, justru harus menelan kekalahan besar 3 -1 saat melawan PESIRES Rengat yang saat itu duduk manis di urutan paling terakhir sebagai juru kunci. Sungguh sangat disayangkan tim julukan Laskar Aneuk Nanggroe yang selalu bertekuk lutut saat laga tandang sekalipun yang dilakoninya tim papan bawah.
Tetapi tidak heran juga yang terjadi baru-baru ini bila kita ikuti di sebuah pertandingan di liga FA seperti MU sekalipun tim ternama bisa jadi keok di kandangnya sendiri katakanlah seperti MU menjamu Vs Leeds harus mengakui keunggulan lawannya padahal tim yang dijamunya tidak selevel, masih sebagai tim promosi.
Kekalahan-kekalahan yang dialami oleh sebagian tim waktu laga tandang tidak terlepas semuanya perangkat pertandingan yang dikambing hitamkan, ataupun ada alasan lain, format pemain, pemain cedera, malas latihan dan sebagainya. Pun demikian kebanyakan pelatih menjadikan sebagai senjata ampuh untuk menutupi segala kekurangannya, terkadang jelas nyata bobot seorang sepelatih itu tidak ada sama sekali.
Perubahan tidak akan terjadi dikubu PSAP dengan secara mudah untuk lebih maksimal, mungkin mereka harus berlatih yang lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan dan setiap pertandingan pasti ada kalah menangnya serta berusaha untuk meminimkan kekalahan yang memalukan atau istilah lain, bek jago kandang.
Kamis, 31 Desember 2009
Pesan Tahun Baru 2010 Presiden Republik Korea Selatan Lee Myung-bak
Seluruh rakyat Republik Korea dan warga Korea diluar negeri yang saya hormati dan cintai.
Matahari baru telah terbit di ufuk timur, sebagai tanda dimulainya harapan yang tinggi untuk menyongsong tahun baru, tahun 2010 yang penuh harapan.
Semoga tahun baru 2010 ini akan menjadi suatu tahun yang penuh kegembiraan tanpa dinodai oleh hal-hal yang negatif.
Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya mendoakan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh bangsa Korea, baik di dalam maupun di luar negeri, juga bagi rekan sebangsa di Korea Utara, sesuai dengan harapan masing-masing.
Seluruh rakyat Korea yang terhormat,
Di tahun 2009, saat krisis global melanda seluruh dunia, kita mampu menggalangkan kekuatan untuk menciptakan peluang emas yang baru, yang dapat membuat kita maju menyongsong masa depan.
Kita mampu menemukan keceriaan yang baru didalam kegelapan.
Korea akan menjadi negara tuan rumah sekaligus negara pemimpin penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20 di tahun 2010.
Kita telah berhasil membuka ufuk baru untuk mengekspor pembangkit listrik tenaga nuklir yang selama ini kita idam-idamkan.
Selain itu, untuk pertama kali didunia, kita juga telah berhasil menjadi negara donor dari negara penerima bantuan, setelah lolos dari kehancuran total akibat perang.
Boleh dikatakan bahwa semua hal itu dapat terjadi atas kerjasama dan konsolidasi seluruh masyarakat Korea.
Hal yang paling penting dan berharga, yang kami dapatkan ditahun 2009, tiada lain adalah ‘Rasa percaya diri’.
Kini, ditahun baru, tahun 2010, tugas utama kita adalah membangunkan negara Republik Rakyat Korea yang lebih makmur dan mampu berdiri dengan tegak diatas bumi ini.
Seluruh rakyat Korea yang terhormat,
Sebagai pemimpin negara yang telah mengetahui dengan baik keinginan anda semua, saya sendiri menyambut tahun baru 2010 ini sambil menetapkan tekad kuat yang baru.
Walaupun kita semua masih menghadapi berbagai tantangan, konflik dan kekacauan sosial, pemerintah Korea dalam tahun baru 2010 ini akan memusatkan perhatiannya untuk mengatasi, menghapuskan dan menanggulangi tantangan, konflik dan kekacauan sosial itu.
Mari kita maju terus ke depan sambil saling memberi semangat.
Mari kita mencanangkan permulaan yang baru dengan penuh kepercayaan.
Saya tetap yakin, kemampuan bangsa Korea yang dapat menanggulangi berbagai tantangan akan menjadi daya pendorong utama untuk mewujudkan peningkatan daya saing nasional, berdasarkan kepercayaan penuh rakyat Korea.
Seluruh rakyat Korea dan bangsa Korea yang tercinta,
Sinar matahari tahun baru 2010 telah mulai menyingsing, dan menyinari seluruh penjuru negeri Korea dengan penuh harapan.
Semoga seluruh rakyat Korea dan bangsa Korea dalam tahun baru 2010 ini tetap sehat walafiat tanpa mengalami kesulitan apapun.
Selamat tahun baru 2010.
Terima kasih.
Hari pertama tahun 2010
Presiden Republik Korea
Lee Myung-bak
Matahari baru telah terbit di ufuk timur, sebagai tanda dimulainya harapan yang tinggi untuk menyongsong tahun baru, tahun 2010 yang penuh harapan.
Semoga tahun baru 2010 ini akan menjadi suatu tahun yang penuh kegembiraan tanpa dinodai oleh hal-hal yang negatif.
Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya mendoakan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh bangsa Korea, baik di dalam maupun di luar negeri, juga bagi rekan sebangsa di Korea Utara, sesuai dengan harapan masing-masing.
Seluruh rakyat Korea yang terhormat,
Di tahun 2009, saat krisis global melanda seluruh dunia, kita mampu menggalangkan kekuatan untuk menciptakan peluang emas yang baru, yang dapat membuat kita maju menyongsong masa depan.
Kita mampu menemukan keceriaan yang baru didalam kegelapan.
Korea akan menjadi negara tuan rumah sekaligus negara pemimpin penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20 di tahun 2010.
Kita telah berhasil membuka ufuk baru untuk mengekspor pembangkit listrik tenaga nuklir yang selama ini kita idam-idamkan.
Selain itu, untuk pertama kali didunia, kita juga telah berhasil menjadi negara donor dari negara penerima bantuan, setelah lolos dari kehancuran total akibat perang.
Boleh dikatakan bahwa semua hal itu dapat terjadi atas kerjasama dan konsolidasi seluruh masyarakat Korea.
Hal yang paling penting dan berharga, yang kami dapatkan ditahun 2009, tiada lain adalah ‘Rasa percaya diri’.
Kini, ditahun baru, tahun 2010, tugas utama kita adalah membangunkan negara Republik Rakyat Korea yang lebih makmur dan mampu berdiri dengan tegak diatas bumi ini.
Seluruh rakyat Korea yang terhormat,
Sebagai pemimpin negara yang telah mengetahui dengan baik keinginan anda semua, saya sendiri menyambut tahun baru 2010 ini sambil menetapkan tekad kuat yang baru.
Walaupun kita semua masih menghadapi berbagai tantangan, konflik dan kekacauan sosial, pemerintah Korea dalam tahun baru 2010 ini akan memusatkan perhatiannya untuk mengatasi, menghapuskan dan menanggulangi tantangan, konflik dan kekacauan sosial itu.
Mari kita maju terus ke depan sambil saling memberi semangat.
Mari kita mencanangkan permulaan yang baru dengan penuh kepercayaan.
Saya tetap yakin, kemampuan bangsa Korea yang dapat menanggulangi berbagai tantangan akan menjadi daya pendorong utama untuk mewujudkan peningkatan daya saing nasional, berdasarkan kepercayaan penuh rakyat Korea.
Seluruh rakyat Korea dan bangsa Korea yang tercinta,
Sinar matahari tahun baru 2010 telah mulai menyingsing, dan menyinari seluruh penjuru negeri Korea dengan penuh harapan.
Semoga seluruh rakyat Korea dan bangsa Korea dalam tahun baru 2010 ini tetap sehat walafiat tanpa mengalami kesulitan apapun.
Selamat tahun baru 2010.
Terima kasih.
Hari pertama tahun 2010
Presiden Republik Korea
Lee Myung-bak
Langganan:
Postingan (Atom)